Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

187. Yohanes XXI (1276-1277)

Yohanes lahir di Lisbon, Portugal dengan nama Petrus Yulianus. Ia lebih dikenal dengan nama Petrus Hispanus. Dia seorang dokter terkenal dan dosen di Universitas Paris. Ia tinggalkan semua itu demi hidup imamat. Paus Gregorius X memanggilnya ke Roma dan mengangkatnya menjadi dokter pribadinya. Dia terpilih menjadi paus pada tahap akhir dari konklaf yang sangat menarik sehubungan dengan perselisihan fraksi-fraksi yang bertentangan yaitu pada 20 September 1276. Karena tidak paham betul hal-hal yang berkaitan dengan Gereja dan politik, Yohanes memberikan pemeliharaan Gereja kepada Yohanes Gaetano Orsini yang begitu energetic, yang kemudian menjadi Paus Nikolas III. Lalu Yohanes menyibukkan dirinya dengan minat studinya menemukan dasar pemahaman antara Charles d’Anjou dengan Rudolf dari Hapsburg. Tetapi upayanya sia-sia. Ia berhasil memperoleh janji dari Alfonsus II dari Aragon bahwa Gereja Portugis harus dihormati dan penghasilannya diserahkan bagi kaum iamam saja yang bebas pajak. Ia mencabut disposisi ketat dari Paus Gregorius X yang mengurung para cardinal di ruang tertutup delama konklaf. Karena tua dan sakit-sakitan, ia pensiun dari Viterbo. Villa do Spriano di Cimino adalah istana tempat tinggalnya, rubuh dan diduga Yohanes menjadi korban. Ia wafat pada 20 Mei 1277 dan dimakamkan di katedral Viterbo. Paus ini mengarang buku Summulae Logicales, yang menjadi buku pegangan logika selama tiga abad berikutnya. (N.B. Tidak ada Yohanes XX).